PENDIDIKAN PANCASILA _ KELAS 4 _ SEMESTER 2 _ 2026/2027
Pendidikan Pancasila Kelas 4
Materi Ajar (1): Keberagaman Sosial Budaya dan Gotong
royong
1. Mengenal Identitas Diri dan Teman
Setiap orang memiliki identitas yang
unik. Identitas adalah ciri khas yang membedakan kita dengan orang lain.
Keberagaman ini meliputi:
·
Suku
Bangsa: Misalnya suku
Jawa, Sunda, Batak, Dayak, atau Papua.
·
Agama: Islam, Kristen, Katolik, Hindu,
Buddha, dan Khonghucu.
·
Bahasa
Daerah: Bahasa daerah
yang beragam namun tetap disatukan oleh Bahasa Indonesia.
·
Budaya: Pakaian adat, tarian, dan makanan
khas daerah.
2. Menghargai Perbedaan (Toleransi)
Menghargai artinya tidak
membeda-bedakan teman. Di sekolah atau rumah, kita harus:
·
Menggunakan
bahasa Indonesia yang santun agar dimengerti semua teman.
·
Memberi
kesempatan teman beribadah sesuai agamanya.
·
Tidak
mengejek dialek atau logat bicara teman yang berbeda.
3. Gotong Royong dalam Keberagaman
Gotong royong adalah bekerja
bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama tanpa melihat perbedaan latar
belakang.
·
Di
Sekolah: Piket kelas
bersama.
·
Di
Rumah: Membantu ibu
dan ayah membersihkan halaman.
·
Di
Masyarakat:
Kerja bakti membersihkan selokan desa.
Teks Bacaan: "Piket Kelas yang
Seru"
Hari Selasa adalah jadwal piket
kelompok Andi. Anggota kelompoknya sangat beragam. Andi berasal dari suku Jawa,
Made beragama Hindu, dan Lani keturunan Tionghoa. Meskipun berbeda, mereka
berbagi tugas dengan adil. Made menyapu lantai, Lani mengelap jendela, dan Andi
merapikan meja. Mereka bekerja sambil bercanda dengan santun. Karena gotong
royong, kelas mereka menjadi bersih dalam waktu singkat.
Soal Latihan
A. Memahami Isi Teks (Identitas
& Informasi)
1. Siapa saja tokoh dalam teks
"Piket Kelas yang Seru"?
2. Sebutkan perbedaan identitas yang
ada dalam kelompok piket tersebut!
3. Apa tujuan mereka melakukan gotong
royong dalam teks tersebut?
B. Menentukan Sikap (Fakta &
Opini)
Tentukan apakah pernyataan ini Setuju
atau Tidak Setuju!
1. Kita hanya boleh membantu teman yang
berasal dari suku yang sama dengan kita. (..........)
2. Bahasa Indonesia digunakan untuk
mempermudah komunikasi antarsuku. (..........)
3. Menghargai perbedaan agama teman
akan menciptakan kerukunan di sekolah. (..........)
C. Tugas Menulis Sederhana
1. Andi, Made, dan Lani.
2. Perbedaan suku (Jawa dan Tionghoa)
serta perbedaan agama (Hindu).
1. Tidak Setuju.
2. Setuju.
3. Setuju.
Materi Ajar (2) : Makna
Sila-sila Pancasila
__________________________________________________________________________
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
1. Pancasila sebagai Dasar Negara
Pancasila
adalah fondasi atau pedoman bangsa Indonesia. Nama Pancasila berasal dari
bahasa Sanskerta: Panca (lima) dan Sila (dasar atau aturan).
2. Makna Sila-Sila Pancasila dan Contohnya
|
Sila & Lambang |
Makna Utama |
Contoh Perilaku Sehari-hari |
|
Sila 1: Bintang (Ketuhanan Yang Maha Esa) |
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang religius dan percaya
kepada Tuhan. |
Berdoa sebelum makan dan menghormati teman yang sedang
beribadah. |
|
Sila 2: Rantai (Kemanusiaan yang Adil dan
Beradab) |
Menjunjung tinggi persamaan derajat dan saling mencintai
sesama manusia. |
Membantu teman yang terjatuh dan tidak berbuat kasar
kepada orang lain. |
|
Sila 3: Pohon Beringin (Persatuan
Indonesia) |
Mengutamakan kerukunan dan persatuan di atas perbedaan
suku dan budaya. |
Mengikuti upacara bendera dan menjaga kerukunan dengan
teman beda suku. |
|
Sila 4: Kepala Banteng (Kerakyatan
yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan) |
Mengambil keputusan melalui musyawarah (diskusi bersama)
untuk mencapai mufakat. |
Melakukan pemungutan suara untuk memilih ketua kelas
secara adil. |
|
Sila 5: Padi dan Kapas (Keadilan
Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia) |
Menghargai hak orang lain dan bersikap adil demi
kesejahteraan bersama. |
Bersikap hemat (tidak boros) dan mengantre dengan tertib
saat di kantin. |
Soal Latihan
A. Pasangkan Sila Pancasila dengan Contoh Perilaku yang
Tepat!
1.
Membantu korban bencana alam. (....)
2.
Bermusyawarah menentukan tempat
wisata kelas. (....)
3.
Memberi kesempatan teman shalat atau
ke gereja. (....)
4.
Membeli produk-produk dalam negeri.
(....)
5.
Membagi makanan secara adil kepada
adik. (....)
Pilihan
Jawaban:
A.
Sila ke-1 C. Sila ke-3 E. Sila ke-5
B.
Sila ke-2 D. Sila ke-4
B. Pertanyaan Pemahaman
1.
Apa arti lambang Pohon Beringin
dalam sila ketiga?
2.
Mengapa kita harus menerapkan sila
ke-4 saat terjadi perbedaan pendapat di kelas?
3.
Sebutkan satu contoh perilaku di
lingkungan rumah yang mencerminkan sila ke-5!
Kunci Jawaban
Bagian A:
1.
B (Sila ke-2)
2.
D (Sila ke-4)
3.
A (Sila ke-1)
4.
C (Sila ke-3)
5.
E (Sila ke-5)
Bagian B:
1.
Maknanya adalah Indonesia merupakan
"rumah" besar yang teduh untuk semua suku dan budaya agar tetap
bersatu.
2.
Agar masalah bisa diselesaikan
secara damai dan adil tanpa ada pertengkaran.
3.
Contoh: Membagi tugas membersihkan
rumah secara adil kepada semua anggota keluarga atau rajin menabung.
Materi Ajar (3) : Sejarah
Perumusan Pancasila
__________________________________________________________________________
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
1. Pembentukan BPUPKI
Sejarah dimulai ketika penjajah
Jepang mulai mengalami kekalahan dalam Perang Dunia II. Untuk menarik hati
rakyat Indonesia, Jepang menjanjikan kemerdekaan dan membentuk BPUPKI (Badan
Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) atau dalam bahasa
Jepang disebut Dokuritsu Zunbi Cosakai.
·
Waktu: Dibentuk 1 Maret 1945.
·
Ketua: Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat.
·
Tugas: Menyelidiki dan menyiapkan hal-hal
penting untuk kemerdekaan, termasuk dasar negara.
2. Sidang Pertama BPUPKI (Perumusan
Dasar Negara)
Sidang ini berlangsung pada 29
Mei - 1 Juni 1945. Ada tiga tokoh hebat yang menyampaikan usulan mengenai
dasar negara:
1. Mr. Mohammad Yamin (29 Mei 1945): Mengusulkan 5 asas, salah satunya Peri
Kebangsaan dan Kesejahteraan Rakyat.
2. Prof. Dr. Soepomo (31 Mei 1945): Menekankan pada konsep Persatuan
dan Kekeluargaan.
3. Ir. Soekarno (1 Juni 1945): Menyampaikan lima prinsip yang ia
beri nama Pancasila. Inilah alasan mengapa setiap 1 Juni kita
memperingati Hari Lahir Pancasila.
3. Panitia Sembilan dan Piagam
Jakarta
Setelah sidang pertama, dibentuklah Panitia
Sembilan untuk mematangkan usulan dasar negara. Pada 22 Juni 1945,
mereka menghasilkan dokumen yang disebut Piagam Jakarta (Jakarta
Charter)
4. Pengesahan Pancasila
Setelah Indonesia merdeka pada 17
Agustus 1945, keesokan harinya (18 Agustus 1945) lembaga bernama PPKI
(Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) mengadakan sidang.
·
Hasilnya: Mengesahkan UUD 1945, di mana pada
bagian Pembukaannya tercantum rumusan resmi Pancasila yang kita gunakan sampai
sekarang.
Soal Latihan
A. Pilihan Ganda
1.
Siapakah ketua BPUPKI yang memimpin
sidang perumusan dasar negara?
a. Ir. Soekarno
b. Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat
c. Drs. Mohammad Hatta
2.
Kapan Indonesia memperingati Hari
Lahir Pancasila?
a. 1 Juni
b. 17 Agustus
c. 18 Agustus
3.
Nama badan bentukan Jepang yang
bertugas menyelidiki persiapan kemerdekaan adalah...
a. PPKI
b. BPUPKI
c. Panitia Sembilan
B. Isian Singkat
1.
Tokoh yang mengusulkan nama
"Pancasila" pada tanggal 1 Juni 1945 adalah ________.
2.
Lembaga yang mengesahkan Pancasila
sebagai dasar negara secara resmi pada 18 Agustus 1945 adalah ________.
3.
Sebutkan salah satu tokoh anggota
Panitia Sembilan! ________.
Kunci Jawaban
Bagian
A:
1. b (Dr. Radjiman Wedyodiningrat)
2. a (1 Juni)
3. b (BPUPKI)
Bagian
B:
1.
Ir. Soekarno
2. PPKI
3. Mohammad Hatta / Mohammad Yamin / A.A. Maramis (pilih salah satu)
Komentar
Posting Komentar